• Kamis, 1 Desember 2022

Sejarah Puasa Ramadhan

- Jumat, 29 April 2022 | 09:48 WIB
ilustrasi_210401163234-220
ilustrasi_210401163234-220

(Oleh : Heni Nurhani, Mahasantri Ma'had Aly Syekh Ibrahim Al-Jambi, peserta Beasiswa Cendikia Baznas RI ) Orbid.id-  Sejarah puasa Ramadhan tidak dapat dipisahkan dari peristiwa penting yaitu hijrah Nabi Muhammad Saw kemadinah. Hijrah tersebut dilakukan untuk menghindari gangguan kaum musyrik Quraisy. Puasa ramadhan diwajibkan pada nabi Muhammad SAW dan ummatnya pada bulan Sya'ban tahun 2 Hijriyyah, dengan cara dan model yang dilakukan umat islam selama ini. Ibadah fisik atau ritual Islam yang diwajibkan antara lain ialah Sholat, Azan dan Iqamat. Ibadah itu dilakukan setelah menempuh peletakan dasar keimanan melalui hijrah Nabi ke madinah. Menurut Imam Alqurthubi seperti yng dikutip dari buku "Misteri Bulan Ramadhan" Karya Yusup Burhanuddin, yang pertama kali berpuasa saat Ramadhan adalah Nabi Nuh As. Nabi Nuh As melakukannya saat turun dari perahunya setelah badai menimpa negeri umatnya. Puasa zaman Nabi Nuh AS dilakukan sebagai tanda dan rasa syukur kepada Allah SWT atas keselamatan dirinya dan kaumnya dari badai dan banjir. Adapun sebelum ayat yang mewajibkan puasa turun, umat Islam biasanya berpuasa wajib pada 10 Muharram atau yang dikenal dengan hari Asyura. Nabi Muhammad SAW menjelaskan peristiwa tersebut kepada umatnya, kemudian memerintahkan umat Islam agar berpuasa pada tanggal 10 Muharram, pada awalnya, umat Islam wajib berpuasa hingga waktu magrib. Setelah berbuka mereka diperbolehkan makan, minum, dan lain-lain. Setelah mengetahui sejarah puasa Ramadhan, maka ada beberapa keutamaannya, diantaranya memiliki bau mulut yang disukai oleh Allah SWT. Saat berpuasa bau mulut akan muncul, namun bau mulut tersebut dipandang Allah SWT sebagai sebuah keutamaan doanya dikabulkan Allah SWT. Bulan ramadhan adalah waktu dikabulkan doa-doa. Doa yang dipanjatkan selama berpuasa akan menjadi doa yang mustajab Dilindungi dari Syaithan. Ketika bulan ramadhan setan akan dikurung dan tidak dapat mengganggu manusia saat berpuasa, setan juga tidak gampang menggoda orang yang sedang berpuasa untuk melakukan dosa karena dibelenggu oleh Allah SWT. Mendapatkan surga Arayyan. Pintu Arayyan secara khusus diberikan oleh Allah kepada orang yang menjalankan ibadah puasa. Pintu itu tidak akan di lalui oleh siapapun kecuali orang yang berpuasa saja.(*)

Editor: Orbid.id

Tags

Terkini

Makna Logo ASEAN INDONESIA 2023

Kamis, 24 November 2022 | 20:46 WIB

3 Isu Prioritas dalam Pertemuan ASEAN di Tahun 2023

Kamis, 24 November 2022 | 20:19 WIB

Data Aplikasi PeduliLindungi Diretas Hacker Bjorka

Jumat, 18 November 2022 | 14:29 WIB
X