• Rabu, 28 September 2022

Perkuat Pengawasan dan Penyelesaian Kasus di IKNB, OJK Terapkan 3 Strategi

- Selasa, 13 September 2022 | 17:00 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK Ogi Prastomiyono (OJK Jambi)
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Nonbank (IKNB) OJK Ogi Prastomiyono (OJK Jambi)

Orbid.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah berupaya mendorong penguatan Industri Keuangan Nonbank (IKNB).

Kepala Eksekutif Pengawas IKNB OJK Ogi Prastomiyono menerangkan, terdapat tiga layer atau strategi dalam mendorong penguatan sektor IKNB tersebut, di antaranya yakni :

Pertama, penguatan organisasi di internal Lembaga Jasa Keuangan Nonbank (LJKNB) melalui penguatan sisi good corporate governance dan penerapan manajemen risiko yang efektif dalam melaksanakan kegiatan usaha.

Selain itu, OJK juga mendorong LJKNB untuk melakukan penguatan core functions sehingga didukung dengan sumber daya manusia yang kompeten, antara lain di bidang aktuaria, akuntansi, dan audit internal.

Baca Juga: Data Pribadi Menko Polhukam Dibocorkan Hacker Bjorka, Mahfud MD : Saya Tak Ambil Pusing

Kedua, penguatan dari sisi lembaga profesi penunjang dan asosiasi industri di sector IKNB. Berbagai lembaga profesi penunjang seperti akuntan publik, aktuaris, maupun penilai merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga keberlangsungan sektor IKNB, khususnya dalam hal penegakan kode etik profesi dan pengembangan kompetensi SDM di sektor IKNB.

Demikian pula halnya dengan peran asosiasi dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap para anggotanya, khususnya yang terkait dengan aspek perlindungan konsumen.

Ketiga, penguatan peran OJK dalam mengatur, mengawasi, dan melindungi konsumen sektor jasa keuangan melalui penerapan pengawasan secara terintegrasi dan penguatan pengawasan pada LJKNB bermasalah, dengan mengedepankan tiga perilaku kunci OJK, yaitu: proaktif, kolaboratif, dan bertanggung jawab.

Baca Juga: Ojol Grab di Jambi Demo, Sampaikan 3 Tuntutan

Prioritas Kebijakan
Dalam jangka pendek, penguatan pengawasan dilakukan dengan menindaklanjuti penyelesaian pengaduan nasabah produk asuransi serta mendorong perbaikan dalam hal pemasaran dan pengelolaan Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI) oleh perusahaan asuransi sehingga sejalan dengan SEOJK PAYDI (SEOJK 5/2022).

Halaman:

Editor: Maskun Sopwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Shrinkflation Sebagai Strategi Hadapi Inflasi

Kamis, 8 September 2022 | 23:24 WIB

Pentingnya Keberadaan Ladies Parking

Minggu, 4 September 2022 | 23:55 WIB

77 Tahun PMI, Berikut Sejarah Berdirinya PMI

Sabtu, 3 September 2022 | 20:13 WIB

Telkom Tegaskan Tidak Ada Kebocoran Data Pelanggan

Selasa, 23 Agustus 2022 | 22:36 WIB
X